Laman

Jumat, 22 April 2011

NISEL > BUPATI NIAS SELATAN IDEALISMAN DACHI TURUN KELAPANGAN

NISEL - Lifaktual : Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi dan Wakil Bupati Hukuasa Ndruru beserta beberapa SKPD, Aladin Bu’ulolo, S.Pd, Kadis Perhubungan, Antonus Siahaan, Kimpraswil A. Sarumaha, Kadis Sosial, Ereman Laia, SH Kadis Pendidikan Solistis Dachi, SH, M. hum, Sekda, Wakapolres dan beberapa Instansi lain beserta Camat Telukdalam Monas Duha, SE.  Dalam tinjauan pertamanya Bupati  melihat sungai Boi yang berada di simpang lima Telukdalam Bupati mengintruksikan kepada Camat Telukdalam agar gerakan pengorekkan muara sungai itu secepat mungkin supaya jangan ada penyumbatan yang mengakibatkan jalan  di simpang lima itu banjir.


Bupati juga menemui beberapa pedangang kaki lima dan penjual ikan yang berada di sekitar jalan ahmad yani. Bupati memberikan arahan dan mempertanyakan kesiapan para pedagang untuk di pindahkan ketempat yang telah di tentukan Pemda. Para pedagang menjawab Bupati siap asal fasilitasnya sudah ada. Dalam saat itu bupati beserta rombongan meninjau langsung pajak yang dibangun NGO Jepang disana terdapat beberapa kelemahan termasuk tidak adanya air.

Bupati memerintahkan kepada Kimpraswil Antonus Siahaan agar menyiapkan setiap hari dua unit motor pemadam siap melayani dilokasi. Kepada Camat Telukdalam  di perintahkan agar dalam tempo dua minggu pajak itu sudah di tempati dalam usulan Sekda Solistis Dachi, SH. M. hum tentang bagaimana kontribusi pemakai pajak tertutup. Bupati dengan tegas menyatakan bahwa kontribusi pajak tertutup selama enam bulan ini adalah gratis yang penting ditepati dulu. Dari sana Bupati langsung melihat dermaga yang rusak yang membuat perekonomian di Nias Selatan melambung karena tidak dapat di singai KM Pulau Tello. Bupati Idealisman Dachi memanggil Dinas Perhungan Aladin Buulolo, S.Pd dan Syahaan Bandar Takim Hartita, bagaiman caranya mengatasi supaya KM Pulau Tello tetap berlayar ke Nias Selatan. Bupati menginstruksikan agar dibuat plat besi untuk menutup yang berlubang secepat mungkin agar bulan depan KM Pulau Tello sudah dapat berapat disini.

Masalah subsidi kita siap membayar. Karena saya tau tidak singgahnya KM Pulau Tello di Telukdalam ini adalah persaingan politik Gunungsitoli dan Nias Selatan, berlubangnya dermaga ini hanya sebagai alasan ASDP . dalam hal ini bupati memerintahkan Kadis Perhubungan kalau sudah siap plat besinya supaya diminta pihak ASDP kembali berlayar ke Nias Selatan agar jangan ada alasan lagi.  Terobosan yang dibuat bupati ini adalah yang cukup akurat yang tidak pernah dibuat pimpinan terdahulu kata seorang tokoh masyarakat yang tidak disebut namanya. Habis dari lapangan rombongan bupati menuju Restan Howu-howu untuk istrahat dan makan bersama (TS/Lifaktual).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar