Laman

Selasa, 25 September 2012

Universitas Setia Budi Mandiri Wisuda 603 sarjana


Universitas Setia Budi Mandiri (USBM) adalah salah satu universitas swasta yang dapat menciptakan Sarjana Kreatif, Inovatif, dan Mandiri sesuai Visi dan Misi perguruan tinggi. Universitas Setia Budi Mandiri (USBM) senantiasa berjuang meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya di Sumatera Utara.  Beberapa tahun lalu, kata Ketua Yayasan USBM Medan, Drs.Arnold Budiman Hutasoit, MBA, Menteri Pendidikan telah mengesahkan sistem Kuliah jarak jauh secara Elerning sesuai Keputusan Menteri (KEPMEN) No 12.  USBM Medan, katanya saat berpidato paca Acara Wisuda 603 Sarjana di Balai Sidang Hotel Tiara Medan Rabu (19/9) bukan hanya bergerak dalam bidang pendidikan tapi juga bergerak di bidang sosial dengan memberikan bantuan beasiswa kepada 50 orang dari Muhammadiyah. dan bantauan beasiswa untuk 200 orang di seluruh Sumatera Utara. 

"Dengan demikian tujuan dari pada negara kita mencerdaskan Bangsa Indonesia sesuai Undang-undang  Dasar Negara, dapat tercapai," katanya.

Hadir dalam wisuda Universitas Setia Budi Mandiri pada acara tersebut, Ketua Yayasan universitas, Drs Arnold Budiman Hutasoit, MBA, Ketua Aptisi Dr Bahdin Nur Tanjung SE MM, Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah I Rudi Nababan, Ketua DPW PAN Sumut Syah Afandin, Ketua DPD PAN Medan Ahmad Arif, Rektor USBM, Drs Daniel Sitanggang,SE, MM, Ketua Panitia, Drs FJ Pinem. mewakili Kapoldasu, Walikota Medan dan sejumlah artis kondang yang merupakan mahasiswa jarak jauh universitas tersebut seperti, Gading Martin, Katon Bakagaskara, Adjie Drive, Ivan Seventeen, Adly Fairuz dan Mikail Hutasoit serta seluruh undangan. 

Sebelumnya Ketua Yayasan Drs Arnold Budiman Hutasoit mengatakan, misi yang diemban adalah menciptakan generasi muda yang inovatif, kreatif dan mandiri. Untuk itu dilakukan berbagai upaya termasuk kerjasama dengan berbagai institusi. 

Menurutnya, bangsa Indonesia bisa maju apabila memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. SDM berkualitas salah satunya melalui pendidikan.

Beasiswa

"Pada kesempatan ini kami memberikan beasiswa kepada 200 kader Partai Amanat Nasional (PAN) dan sebelumnya telah memberikan beasiswa pada 40 warga Muhammadiyah. Upaya ini untuk meningkatkan SDM," ujarnya.

Ketua DPW PAN Sumut H Syah Afandin SH menyambut baik upaya yang dilakukan USBM khususnya dalam memberikan beasiswa. "Langkah seperti ini yang harus ditiru oleh universitas lain dengan memberikan beasiswa kepada mahasiswa sehingga semua orang bisa memperoleh pendidikan tinggi," ujarnya.

Kepada Menneg PAN dan BR, Syah Afandin juga berharap agar mahasiswa yang baru lulus diberikan kesempatan menjadi PNS. "Tolong sampaikan pada pak menteri agar sarjana yang baru tamat mendapat perhatian," ujarnya.

Jumat, 04 Mei 2012

Pempropsu Serahkan Bantuan Pendidikan Rp.673,203 Miliar

Medan - Lifaktual :
Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) menyerahkan anggaran bantuan Pendidikan untuk Guru, Murid dan Sekolah di Sumatera Utara, sementara jumlah yang diserahkan sebanyak Rp 673,203 miliar, yang merupakan bagian dari keseluruhan kucuran Bantuan Pendidikan di Sumut tahun anggaran 2012.



Penyerahan secara simbolis kepada para penerima, dilakukan Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho,ST melalui Sekretaris Daerah Propinsi Sumut (Sekdapropsu) H Nurdin Lubis di sela acara MoU antara Pempropsu dengan PT BNI (Persero) Tbk tentang pembiayaan fasilitas kredit perumahan bagi Guru Pegawai Negeri Sipil dan Non Pegawai Negeri Sipil se Sumatera Utara,bertempat di Aula Martabe Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (3/5).

Penyerahan Anggaran Pendidikan itu disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Syaiful Syafri, CEO BNI Wilayah Medan Achmad Santosa Miad, sejumlah Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Setdapropsu, Ketua DPD REI Sumut Tommy Wistan, pejabat di lingkungan BNI Wilayah Medan, sejumlah Kepala Sekolah dan para Guru serta Siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut Syaiful Syafri menjelaskan, total anggaran pendidikan Rp 673,203 miliar yang diserahkan tersebut, meliputi Anggaran Dana Bantuan Operasional Siswa ( BOS) triwulan II untuk 11.604 sekolah tingkat SD dan SMP dengan jumlah siswa 2.429.312 orang. Jumlahnya mencapai Rp 372,505 miliar dari keseluruhan Anggaran Dana BOS tahun 2012 sebesar Rp 1,577 trilun.
Kemudian Anggaran Dana Rintisan BOS untuk tingkat SMA dan SMK sebanyak 599.216 siswa dari 1.797 sekolah. Jumlah anggaran yang diserahkan sebanyak Rp 71,905 miliar untuk triwulan pertama. Bantuan Siswa untuk Kesejahteraan atau Bantuan Kesejahteraan Murid ( BKM ) berjumlah 48.664 siswa. Jumlah anggarannya mencapai Rp 37,957 miliar, dimana perSiswa menerima Rp 780.000.

Selain itu, lanjut Syaiful Syafri, tunjangan profesi 5.415 guru SD dan SMP non PNS sebanyak Rp 125,661 miliar, dimana per Guru menerima Rp 1,5 juta per bulan. Kemudian Tunjangan 3.346 guru SMA dan SMK non PNS sebanyak Rp 65,173 miliar. “Keseluruhan anggaran pendidikan ini dicairkan melalui bantuan BNI,” kata Syaiful.

Sekdapropsu Nurdin Lubis mengapresiasi penyerahan Anggaran Pendidikan tersebut. Namun Nurdin menghimbau agar Sekolah,Guru dan Murid selaku penerima bantuan, memanfaatkannya secara nyata, yang bermuara pada peningkatan mutu dan kualitas Pendidikan di Sumut.

Sebelumnya Sekdapropsu kepada wartawan mengatakan, Pempropsu sendiri dalam beberapa tahun belakangan ini, terus mengalokasikan Anggaran Pendidikan 20% dari total APBD. Namun disadari bahwa Alokasi Anggaran tersebut belum bisa menjamin terselenggaranya Pendidikan sesuai amanat UUD 1945. Sebab, kontribusi Kabupaten dan Kota serta seluruh Stakeholders bidang pendidikan, memiliki peran lebih signifikan dalam perbaikan Sarana dan Prasarana Infrastruktur Sekolah.

CEO BNI Wilayah Medan Achmad Santosa Miad mengatakan apresiasinya kepada Pempropsu, khusunya Dinas Pendidikan Sumut, yang telah menunjuk pihaknya sebagai mitra dalam penyaluran bantuan-bantuan dari Anggaran Pendidikan. “Kita berharap sinergi positif seperti ini berlanjut di masa mendatang,” tukasnya. (Juve)